ASSALAMMUALAIKUM

Minggu, 03 Februari 2013

Hujan


Hujan. Aku memang tak punya kenangan spesial tentang hujan. Aku tak pernah mendapatkan pelukan hangat dari siapapun saat kedinginan karena hujan. Aku belum pernah merasakan asiknya berhujan ria bersama seorang spesial. Tak sekalipun berteduh bersama di sebuah pos ronda. Intinya Aku dan Hujan tidak memiliki kenangan berati.  

Namun ntah mengapa malam ini hujan sedikit mengusikku. Teratur suara air yang turun, bertumbuk dengan atap yang menimbulkan suara bernada teratur, terasa aneh bagiku. Ntah kenapa aku merasa tak nyaman. Ntah kenapa, tiba-tiba muncul celah di hati. Celah apalagi ini? Aku sudah yakin telah melupakan masalaluku yang ‘itu’. Aku sudah sangat percaya, masaku yang sekarang masih akan tetap bertahan dan menjadi masa depanku. Tapi malam ini, bersama hujan yang terdengar  membingungkan hatikupun terasa enggan.
Sempat aku berkesimpulan bahwa keengganan ini hanya tentang bimbangku akan studiku. Namun sepertinya lain, perasaan ini berbeda. Meski dengan tau ini berbeda pun tidak lantas membuatku paham apa beda itu. Aku hanya merasa hampa. Ntah mengapa. Aku hanya merasa seakan ada yang kurang. Ntah ini tentang cinta, cita-cita, atau apa. Aku hanya merasa malam ini tak nyaman. Bersama Hujan.

2 komentar:

  1. Love this post! You're such an awesome and wonderful blog :D

    BalasHapus
  2. gara2 musim hujan ko postingan blogger rata2 pada galau ya hihihihi.

    Mampir kesini ya, salam kenal Peta Indonesia Karya Anak Negeri

    BalasHapus